SEMANGAT!!! jadi ikutan tegang hehe. Semoga diberi kesehatan, kesabaran, dan kelancaran ya buat ekspeditor aksa 7, kak nadine, dan kang kwecheng menuju pendakian ke 7. Kami para warriors disini selalu mendoakan. Pulang lagi dengan selamat semuanya dan dapat kabar baik aamiin🙏🏻🙏God bless!!

#supportaksa7
#aksa7goestocarstensz – with Yohanes C., nsrahma, Ecky, Jonkkers, Teguh, Khairanihans, ahmad, Alfiany, Jogie, Fajar, Ini, and Nisa

View on Path

terpaksa melupakan

Rautan wajahnya tak ingin teringat lagi

Benci yang telah tertanam, tak pudar pada bayangnya

Menjauh dari serangan kepiluan

Merasa sanggup tapi tidak

Bunuh saja otak ini perlahan

Lebih baik tarik rindu ini, agar kau bisa merasakannya

Itu tidak mudah, belum tentu kau sanggup.

Aku tidak mau egois, aku berikan juga kesulitan ini kepadamu

Adilkah? Mari merasakan ini bersama

Tapi, yang tersisa hanyalah kesunyian.

 

-GADISTRIHS-

Ilusi Bunuh Diri

Ada burung gagak yang menguntiti dari belakang, berat tuk menoleh aku hanya tertunduk; membayangkan asa yang kian rapuh. Lalu aku sibuk merobeki kenangan, ku buang saja seperti burung gagak menarik tanganku dan terjatuh ke tanah.

Aku melangkah mundur, tak tahu cara untuk terus maju. Saat ku coba untuk maju, banyak serpihan kaca hingga menusuk ke daging. Kini, kepedihan saat menginjak bumi sudah tak terasa lagi, aku hanya ingin melayang menyusuri ranting-ranting yang penuh ranjau dengan setetes darah yang sudah tergores di dedaunan.

Rembulan kini menutup sirna, kemana aku harus berpijak?

Marcha fúnebre – Chopin:

-GADISTRIHS-

cahaya kecil yang telah pergi

Tawanya menyimpan kenangan di lubuk hati yang terdalam.
Keceriaannya menyebarkan sebuah cerita.
Kesedihannya membuatku ingin memeluknya.
Keberaniannya dengan tekad untuk disanjung.

Dialah cahaya kecil yang tak akan redup terus menyinari orang-orang yang telah ia tinggalkan, bukan untuk sementara tapi selamanya. Tetesan air mata tak akan pernah habis dan mendoakannya pun tidak akan pernah ada habisnya.

Apakah kita harus khawatir dengan kehidupan selanjutnya di akhirat? Tidak, Tuhan telah merangkulnya di tempat yang paling indah. Dengan malaikat-malaikat yang menjaganya.

Relakan sukmanya menghilang, karena cahayanya masih ada di hati dan akan hadir di setiap mimpi.

Teruntuk adik kecil kami,
Virgi Defriana
13 Februari 2003-21 Maret 2016


-GADISTRIHS-